Memperindah Rumah dengan Desain Interior Kontemporer

Banyak yang menganggap desain interior kontemporer itu sama dengan desain interior modern. Padahal banyak perbedaan antara keduanya. Bukan hanya masalah bentuk tetapi juga hal hal yang menjadi elemen dari sebuah desain interior, seperti komposisi ruang, bahan yang digunakan, pencahayaan dan sebaginya.

Kata  arsitektur kontemporer merujuk pada gaya bangunan saat ini. Modern mengacu pada arsitektur modernis yang ada pada awal hingga pertengahan abad 20. Sementara, kata kontemporer dalam dunia desain interor merupakan gaya desain yang sedang ngetren dan mengikuti perkembangan jaman atau terbaru. Desain interior kontemporer bersifat dinamis dan tidak terikat oleh suatu era. Sebaliknya, modern pada dasarnya menandakan sebuah era setelah era tradisional atau pra-industri. Desain yang kontemporer menampilkan gaya yang lebih baru.

Dalam desain interior kontemporer selain baru dan up to date juga mengakomodasi beberapa hal yang ada kaitannya dengan desain interior modern. Namun up to date bukan berarti harus selalu baru, tetapi juga bisa memanfaatkan hal hal yang lama dengan sedikit modifikasi sehingga memberi kesan lebih segar dan berbeda.

Selain itu pencampuran atau kombinasi berbagai gaya yang ada kemudian diramu sedemikian rupa hingga menghasilkan perpaduan gaya yang apik, unik, klasik namun tetap nikmat dipandang dan nyaman untuk ditinggali serta memberi ketenangan dalam hidup dan kehidupan.

Sehingga sering dikatakan bahwa desain interior kontemporer bukan merupakan gerakan arsistektur seperti halnya Baroque, Futurisme, atau Modernisme, yang selalu dikaitkan dengan periode sejarah tertentu. Artinya, desain interior kontemporer dapat menawarkan berbagai pilihan. Ia dapat berdiri sendiri dan tidak mengikuti apa yang biasanya dilakukan. Tetapi sebagaimana disebutkan di atas bahwa ia merupakan perpaduan dari berbagai desain interior yang ada dengan dikreasikan sehingga berbeda dengan desain interior yang ada.

Hal hal berikut menjadi catatan akan ciri-ciri dari desain interior kontemporer.

Bentuk

Dari sisi bangunan atau ruangan, desain interior biasanya garis lurus menjadi unsur yang dominan. Tetapi dalam interior kontemporer lebih banyak menggunakan garis garis lengkung. Bisa berupa perpaduan garis lurus dan lengkung. Atau meskipun banyak garis lurusnya tetapi ada beberapa garis lengkung yang menjadi titik fokus dari desain interior kontemporer.

Komposisi ruang

Garis lengkung yang dominan pada desain interior kontemporer ini memungkinkan hadirnya bentuk ruang ruang baru selain bentuk persegi atau kubus. Sehingga komposisi ruang pun menjadi menarik karena keunikannya. Ruangan menjadi terasa lentur dan tidak kaku, bahkan terasa lebih hidup. Tata ruang seperti itu tentu akan menjadi pilihan yang asik bagi Anda yang senang pada sesuatu yang tidak biasa.

 Material baru

 

Ciri berikutnya dari desain interior kontemporer adalah penggunaan material yang baru dan tidak seperti biasanya. Bahan bahan yang tembus pandang atau yang tidak terkesan berat seperti kaca, logam dan batu bata ringan lebih disukai.  Selain itu penggunaan elemen natural seperti tanaman juga menjadi ciri dari desain interior kontemporer,

Jendela

Jendela menjadi eleman bangunan yang sangat diperhatikan dalam desain interior kontemporer. Ini bisa dipahami selain sebagai penjamin lancarnya sirkulasi udara juga menjadi sumber masuknya cahaya ke dalam ruangan.

Dalam desain interior kontemporer, jendela sering diletakkan pada posisi yang  tidak biasanya. Penekanan pada keunikan menjadi sebab pemilihannya. Pertimbangan yang lain karena dari jendela ini akan terlihat sisi luar atau dalam dari desain interior.

Memperhatikan lingkungan

Hal menarik lagi yang ada pada desain interior kontemporer adalah perhatiannya terhadap lingkungan. Kombinasi yang diciptakan dari bentuk bangunan menjadi sempurna. Ada symbiosis mutualisme yang dicobaterapkan pada desain interior kontemporer. Pemakaian unsur bangunan yang ramah lingkungan menjadikan tidak terancamnya keindahan lingkungan dengan hadirnya bangunan yang ditata dengan desain interior kontemporer.

Perpaduan Warna Netral dan Kontras

Warna menjadi unsur yang penting untuk menghadirkan suasana. Dalam desain interior kontemporer, banyak digunakan warna warna netral. Di samping itu, pengaplikasian nada juga menjadi ciri khas desain interior kontemporer. Kombinasi warna kontras sering digunakan untuk menciptakan kesan artistic.

Penggunaan Material yang Natural

Berbicara mengenai penggunaan material, material-material natural dan alami seperti kayu, beton, besi yang tidak diberikan finishing juga kerap diaplikasikan pada desain kontemporer.

Material organik seperti batu-batu alam, berbagai jenis tekstil, dan panel-panel kayu daur ulang juga bisa jadi alternatif.

Karakter Material Asli sebagai Finishing

Penggunaan furniture yang berat dan besar tidak lagi nampak pada deain interior kontemporer. Minimalis dan fungsionalis menjadi pilihan penggantinya. Karakter asli atau mentah dari elemen desain interior lebih banyak digunakan. Hal  ini menciptakan kesan bahwa desain interior kontemporer sangat menghargai keaslian sebauh elemen.

Itulah beberapa gambaran desain interior kontemporer. Anda tertarik untuk meredesain interior rumah dengan gaya kontemporer, hal hal di atas bisa menjadi bahan referensi Anda. Selamat mencoba.