Indah ceria, Mewah Menawan dengan Desain Interior Tema Eklektik

desain interior bergaya eklektik 2

Ada banyak tema atau konsep  desain interior rumah yang berkembang saat ini. Salah satunya adalah eklektif. Sebenarnya tema eklektif ini merupakan pengembangan dari konsep minimalis yang dikombinasikan dengan desain masa dahulu, seperti klasik, etnik, art deco.

Hal ini sesuai dengan makna dari eklektik itu sendiri yaitu memilih yang baik dari yang sudah ada sebelumnya. Karenanya, desain interior bergaya eklektik mempunyai kesan hanya memadukan unsur-unsur yang menjadi keunggulan dari suatu menjadi satu kesatuan utuh desain interior.

desain interior bergaya eklektik 3

Meskipun demikian, konsep eklektik tidak selalu menggabungkan tetapi kadang-kadang hanya menerapkan salah satu gaya saja, tetapi dalam bentuk sistem konstruksi, fungsi, dan sisi konseptual, berbeda dari sistem klasik asli.

Secara estetika, gaya ini lebih berkaca pada gaya masa lampau ketimbang pada masa depan. Tak heran, di dalamnya terdapat berbagai unsur arsitektur seperti gothic, rococo, dan victorian. Hal itu memberikan kesan kemewahan tersendiri pada gaya ini. Semakin mewah isi rumah, semakin tinggi derajat kebangsawanan seseorang untuk diakui.

desain interior bergaya eklektik 8

Desain interior bergaya eklektik ini juga menjadi simbol romantisme dalam arsitektur karena di dalamnya terdapat beragam detail yang penuh cerita sejarah. Detil-detil itu bisa terlihat pada lukisan dinding atau hanya sekedar kain yang diekspos di salah satu sisi dinding namun mempunyai kesan etnik.

Banyak istilah yang digunakan untuk menyebut  konsep eklektik ini, diantaranya adalah post renaissance, neo klasik dan colonial. Desain interior berkonsep ekletik ini mempunyai ciri khas adanya pengulangan bentuk-bentuk lama dan pemaduan unsure-unsur dalam bentuk itu sendiri yang kemudian dikembangakan menjadi bentuk baru.

desain interior bergaya eklektik 11

Penerapan konsep eklektik pada desain interior dapat dilihat dari penggunaan kayu-kayu sebagai tiang – tiang penyangga. Desainya cenderung standar dan konstruksi post-and-beam yang tradisional sering diterapkan pada bangunan – bangunanya. Langit – langit atau plafon dalam bangunan ini juga cenderung tinggi, sehingga bangunan terlihat lebih lapang.

Di beberapa sudutnya, elemen atau fitur yang mampu menonjolkan kesan rustic khas pedesaan dihadirkan di sini, misalnya dari pemilihan karya seni yang diterapkan pada bangunan, misalnya dalam penyusunan panel – panel atau penggabungan antara satu tiang dengan yang lain. Namun, karya seni yang dihadirkan juga bisa berupa pajangan.

desain interior bergaya eklektik

Rumah yang mengadopsi gaya eklektik cenderung dibuat bertingkat, mulai dari dua lantai atau bahkan lebih. Lantai yang paling atas didesain agar memaksimalkan potensi alam, mulai dari sinar matahari, angin, dan udara yang sejuk. Sehingga, sirkulasi udara dan pencahayaan natural di lantai ini cukup baik. Hal ini juga dilakukan sebagai upaya hemat energi.

Hal lain yang perlu mendapat perhatian pada konsep eklektik adalah furniture.  Perabot yang sering digunakan adalah furniture yang memiliki country atau cottage style. Sehingga kesan klasiknya dapat dirasakan oleh siapapun yang menghuni ruangan bergaya eklektik.

desain interior bergaya eklektik 9

Pastikan ruangan Anda cukup untuk menampung furniture berukuran besar. Karena desain interior bergaya eklektik ini tidak bisa melepaskan diri dengan furniture berukuran besar. Bahkan pada beberapa ruangan, furniture besar ini menjadi hal yang wajib ada.

Jika tidak suka dengan sofa yang terlalu ‘ramai’, Anda pun boleh memilih jenis sofa yang lebih sederhana, modern, dan minimalis. Namun, kombinasikan dengan furnitur lain yang terkesan klasik dan sedikit tradisional. Anda bisa memilih kabinet atau sebuah lemari tua, atau cermin dengan frame yang sedikit usang. Dengan begitu, akan tercipta kesan kontras dari sofa yang modern dengan furnitur lain yang bernuansa tradisional dan pendesaan.Warna yang sering diaplikasikan