lima pilihan konsep desain interior rumah yang harus diperhatikan

Konsep desain interior adalah dasar pemikiran desainer di dalam memecahkan permasalahan atau problem desain. Untuk menetapkan sebuah konsep interior, Anda hendaknya mampu mengidentifikasi masalah desain. Hal itu membutuhkan informasi atau kepastian mengenai beberapa hal, seperti kepentingan ruangan serta keinginan dari Anda (jika Anda mendesain untuk kepentingan sendiri).

Tetapi jika Anda mendapatkan order dari seseorang yang ingin mendesain ruangannya, maka Anda harus mencari informasi secara lebih detail kemauan pengorder, baik dengan cara wawancara, riset atau observasi langsung ke bangunan atau ruangan yang akan didesain dan ditata. Hal ini perlu Anda lakukan untuk menghindari kegagalan dalam melakukan desain interior.

konsep desain interior

Kegagalan seorang desainer interior dapat berupa kekurang-nyamanan ruangan setelah ditata sehingga ruangan tersebut menjadi tidak memberikan efek betah, nyaman orang yang menempatinya. Kalau sudah begitu, berarti Anda gagal dalam mendesain ruangan tersebut. Karenanya, informasi dan data yang valid sangat membantu seseorang yang akan mendesain interior sebuah bangunan atau ruangan.

Ada beberapa konsep yang sering diterapkan seorang desainer ketika akan mendesain sebuah ruangan. Beberapa konsep desain interior rumah minimalis maupun maksimalis berikut penting untuk Anda pertimbangkan jika Anda tidak ingin gagal dalam mendesain sebuah ruangan.

pertama, konsep klasik

Konsep klasik 2

Klasik tidak selalu tidak baik, meskipun juga tidak menjamin selalu baik. Yang terpenting adalah ketepatan menempatkan konsep klasik ini pada tempat yang tepat. Tepat sesuai dengan kebutuhan dan keinginan serta ruangan yang tersedia.

Konsep klasik ini berasal dari Romawi dan Yunani. Konsep ini berlandaskan pada keserasian susunan, keseimbanan dan kesempurnaan harmoni. Ciri yang menonjol dari konsep klasik ini adalah banyaknya titik perhatian atau titik focus (focal point). Konsep klasik yang diterapkan dalam sebuah ruangan akan memberikan kesan elegan dan mewah.

kedua, konsep modern minimalis

Desain-Ruang-Tamu-Modern

Berbeda dengan konsep klasik yang menghadirkan banyak focal point, konsep modern minimalis justru sangat memperhatikan fungsi sebuah elemen dalam sebuah ruangan. Gaya desain interior dengan konsep ini sangat menekankan fungsionalitas dan efektivitas elemen, seperti perabot, detail dan sebagainya.

Yang ingin dicapai dari konsep modern minimalis ini adalah sebuah ruangan yang minimalis tetapi fungsional. Karenanya, sebuah ruangan dengan konsep modern minimalis ini nyaris tidak menggunakan ornamen hiasan. Sehingga waktu penyelesaian desain interior dengan konsep ini akan lebih cepat dengan penggunaan material atau elemen yang tidak terlalu banyak.

Tetapi yang harus diperhatikan adalah Anda harus menguasai teknik finishing yang baik. Jika tidak bisa jadi ruangan yang Anda desain terlihat kasar dan dengan presisi yang tidak baik. Efek selanjutnya kenyamanan dan kelegaan yang ingin didapatkan pun menjadi sulit tercapai.

ketiga, konsep futuristik

Konsep Futuristik

Sesuai nama konsepnyanya, Konsep Futuristik adalah sebuah konsep desain interior yang mendasarkan pada daya hayal dan imajinasi serta pemahaman seorang desainer tentang sebuah objek-objek masa depan (future). Konsep Futuristik ini lebih banyak menggunakan bahan atau material logam.

Kombinasi dan model yang digunakan pun, model yang unik, seperti pesawat ulang alik, kapal titanic dan sebagainya. Sehingga desain yang menggunakan konsep ini biasanya bersifat iconic (mempunyai ciri khusus sebagai penanda) yang berbeda dengan lingkungan sekitar. Itulah salah satu kelebihan dari konsep futuristik.

Adapun yang perlu dipertimbangkan jika Anda ingin menerapakan konsep ini adalah mahalnya biaya yang dibutuhkan karena sebagian besar dari materi yang dibutuhkan adalah logam. Kesan futuristik dengan bahan material logam lebih mudah tercipta dan terasa pada siapapun yang melihatnya

keempat, konsep rustik
konsep-desain-rumah-rustic-2014

Konsep ini menawarkan kepada seseorang untuk mendesain ruangan atau rumahnya menjadi sebuah ruangan bernuansa pedesaan yang menekankan pada alam dan unsur natural, sebuah konsep yang mencoba membawa suasana alam dalam sebuah ruangan. Material batu, bambu serta kayu banyak digunakan dalam konsep rustik.

Tuntutan dari konsep rustik adalah pemilihan bahan material yang bagus dari sisi kualitasnya sehingga meminimalisasi penggunaan bahan finishing. Jika hal itu tidak dipenuhi, akan berakibat view dan tampilan dari ruangan pun menjadi jelek. Tentu hal itu menjadi suatu yang tidak Anda inginkan

kelima, konsep ekletik atau combo

ekletik

Konsep ini berusaha memadukan dua atau lebih gaya desain interior. Ciri yang menonjol dari gaya dengan konsep ekletik adalah adanya pemaduan antara dua gaya atau lebih. Meski demikian, pemaduan ini tentu dalam penataannya harus dikelompokkan gaya yang mempunyai kesesuaian gaya desain.

Jika Anda berhasil menerapkan konsep ekletik ini dalam desain interior Anda, ruangan yang terlihat lebih formal namun tidak kaku dan terkesan dinamis akan Anda dapatkan. Tapi, jika Anda keliru dalam memadukan dan mengkomposisikannya, ketumpangtindihan akan terlihat di mata siapapun yang berada di ruagan itu.

Nah sekarang terserah Anda, mau memilih konsep yang mana. Yang pasti yang harus Anda lakukan adalah memikirkan kebutuhan dan kepentingan desain interior dengan menggali informasi yang dibutuhkan sehingga Anda tidak salah dalam menata ruangan Anda atau ruangan siapapun yang menyerahkan kepada Anda pengerjaan desain interiornya.