perindah desain interior rumah dengan aplikasi kaca di ruang yang pas

Kaca merupakan elemen interior rumah yang tidak asing lagi. Karena hampir setiap rumah baik yang berdesain rumah minimalis maupun maksimalis pasti mempunyai elemen yang bermaterial kaca, mungkin dijadikan sebagai jendela, pintu atau bahkan sebagai partisi ruangan yang memisahkan ruangan dengan fungsi yang berbeda. Seiring dengan perkembangan dunia desain interior fungsi kaca lebih luas. Selain sebagai material pintu, jendela, kini kaca juga digunakan untuk railing tangga, shower box, kanopi, table top, dan bahkan panel dinding.

Menambahkan cermin pada dinding akan memberikan suasana dari yang biasa menjadi luar biasa. Cermin memang mempunyai banyak fungsi selain akan memberi kesan ruangan terlihat lebih luas, cermin juga mempunyai fungsi untuk memperindah tampilan desain interior rumah. Tetapi tentu saja fungsi maksimal cermin ini akan didapatkan manakala diletakkan pada tempat yang tepat.

aplikasi cermin pada desain interior rumah 2

Meskipun cermin dapat diletakkan di semua ruang, namun peletakkan cermin pada ruang yang tepat akan menambah nilai estetika suatu ruangan. Atau minimal kehadiran cermin pada suatu ruangan akan menjadikan tampilan desain interior rumah menjadi lebih sempurna. Dengan demikian cermin dapat dijadikan sebagai elemen atau dekorasi dalam desain interior rumah. Kalau demikian mulailah memilih cermin dan menempatkannya pada tempat yang tepat, agar cermin mempunyai fungsi optimal.

Dalam desain interior rumah, cermin merupakan salah satu elemen yang mempunyai nilai seni yang tinggi. Dilihat dari bentuknya, cermin terbagi menjadi beberapa bentuk, yaitu cermin persegi, cermin bulat dan cermin oval. Masing-masing bentuk cermin itu akan membawa karakter desain interior rumah. Karenanya, ketika akan mengaplikasikan bentuk cermin ada baiknya Anda merumuskan kesan atau karakter apa yang Anda harapkan muncul dalam ruangan itu.

Stunning Round Wall Mirrors For Living Room Design Glass TopTable

Selain jenis cermin dapat dibagi berdasarkan bentuknya, cermin juga dapat dikelompokkan berdasarkan karakter atau ciri khasnya. Ditinjau dari karakternya, cermin terbagi menjadi beberapa macam, yakni cermin atau kaca bening, kaca berwarna, kaca es, kaca one way, kaca tempered, kaca laminasi. Urain di bawah ini akan menjelaskan karakter dan ciri khas dari kaca-kaca tersebut. Pengetahuan tentag kaca ini penting karena akan mempermudah Anda dalam memilih kaca yang sesuai dengan desain interior rumah.

Pertama, kaca bening atau float glass

aplikasi cermin pada desain interior rumah

Banyak orang menyebut kaca bening ini dengan kaca polos atau float glass. Sebagaimana namanya, kaca ini bening tidak berwarna dengan permukaan kaca yang jernih, rata dan bebas distorsi. Kaca bening memberikan tingkat transmisi yang tinggi (lebih dari 90%) serta memberikan bayangan yang sempurna. Float glass juga mempunyai kemampuan untuk menahan panas matahari yang rendah. Karenanya, tidak disarankan mengaplikasikan kaca bening ini untuk desain eksterior.

Kaca jenis ini banyak digunakan baik untuk desain interior. Dalam desain interior kaca jenis ini banyak digunakan pada perabot rumah tangga seperti almari, table top, dinding dekorasi, akuarium dan sebagainya. Ketebalan yang dimiliki kaca jenis ini juga bervariasi mulai dari 5mm, 6mm, atau 8mm. Jika Anda ingin mengaplikasikan kaca ini dalam desain interior, Anda harus menyesuaikan ketebalan kaca disesuaikan dengan bentang kaca yang akan dipasang.

Kedua, kaca warna atau tinted glass.

kaca tinted

Orang sering menyebut jenis kaca ini dengan kaca rayben untuk jenis kaca yang berwarna hitam. Sebenarnya kaca ini sama dengan kaca float. Perbedaannya kalay float glass tidak diberi warna sedangkan tinted glass diberi logam pewarna. Logam pewarna yang sering digunakan adalah kobalt, besi, silenium, dan sebagainya pada bahan baku kaca. Warna yang ditawarkan untuk kepentingan desain interior dan eksterior. Warna-warna tersebut antara lain blue green, dark blue, euro grey, dark grey, bronze dan green.

Kemampuan kaca tinted dalam menyerap panas matahari hingga 55% sangat menguntungkan bagi siapa saja mengaplikasikan jenis kaca ini dalam rumahnya. Karena tinted glass ini akan mengurangi beban pendingin ruangan. Di samping itu kaca jenis ini akan memberikan rasa nyaman pada penghuni bangunan. Apalagi kaca ini mempunyai sifat tembus pandang yang rendah sehinga tetap dapat menjaga privasi bagi penghuni bangunan.

Ketiga, kaca es

stained glass chandelier lowes

Kaca yang diproduksi dengan cara roll-out process merupakan kaca yang mempunyai tekstur dengan pola tertentu di salah satu sisinya sehingga memberikan kesan dekoratif. Hal itu terjadi karena saat produksi leburan bahan baku kaca dialirkan melalui sepasang rol dengan satu rol memiliki pola tertentu, sehingga pada salah satu permukaan kaca akan tercetak pola sesuai dengan pola pada rol. Kesan dekoratif itulah yang menjadikan kaca jenis ini sering digunakan untuk desain interior.

Di samping efek dekoratif tersebut, kaca jenis ini juga mempunyai efek pencahayaan dan efek bayangan yang apik. Kemampuannya mereduksi silau yang maksimum menjadikan kaca jenis ini sempurna untuk kebutuhan desain interior rumah, seperti untuk partisi, dinding, pintu, furniture dan kaca pada kamar mandi.

Keempat, kaca reflektif
kaca film sunpolar jendela rumah 3

Kaca ini sering disebut dengan kaca one way karena kemampuannya memantulkan cahaya dan mereduksi sifat tembus pandang dari sisi luar. Hal ini disebabkan karena kaca ini dilapisi dengan pelapis transparan tipis dari oksida logam (sebagai lapisan pemantul) melalui proses pyrolysis. Sebuah lapisan kaca refletif yang mampu memantulkan cahaya dan panas. Bahkan lebih dari itu lapisan kaca ini dapat memberikan kesan mewah.

Kelima, kaca tempered

kaca tempered

Kaca ini mempunyai kekuatan yang sangat tinggi karena kaca ini diperkeras dengan cara memanaskan kaca float biasa hingga mencapai temperatur 700 derajat celcius. Setelah itu kaca didinginkan mendadak dengan menyemprotkan udara secara merata merata pada kedua permukaan kaca. Hal ini menyebabkan perubahan fisik kaca, yaitu terjadi perubahan gaya tekan dan gaya tarik pada kaca, tapi secara visual tidak terjadi perubahan.

Jika dibandingkan dengan kaca biasa, kekuatannya jauh lebih besar hingga 3-5 kali lipat. Kaca ini mempunyai kekuatan terhadap terpaan beban angin, tekanan air, benturan dan terhadap perubahan temperatur yang tinggi (thermal shock). Jika karena suatu sebab kaca ini pecah, pecahan kaca tempered berbentuk kecil-kecil dan tumpul, sehingga sangat aman bagi manusia (tidak akan melukai manusia).

Karena sifat kaca tersebut, dalam desain interior rumah kaca ini sering diaplikasikan sebagai partisi ruangan tanpa rangka (frameless), partisi kamar mandi, tangga, void dan sebaginya. Tetapi ada satu hal yang harus dipahami bahwa kaca jenis ini tidak bisa dipotong, digosok bagian tepinya, dibuat lubang dan sebagainya. Karena perlakuan seperti itu akan memperlemah kekuatan kaca bahkan dapan menjadikan kaca pecah. Karenanya semuanya sudah harus fix saat proses pembuatan kaca tempered.

Keenam, kaca laminated

Back Camera

Kaca ini mempunyai keamanan yang tinggi. Hal ini disebabkan karena pecahan kaca (jika kaca pecah) pecahannya tidak akan berhamburan dan hanya terlihat retak yang sangat sulit ditembus. Atau pecahan kaca tetap melekat pada filmnya, dan kaca tetap terpasang pada rangkanya. Kaca laminasi terdiri dari dua atau lebih lembaran polifinil yang transparan, fleksibel dan sangat kuat, dengan satu atau lebih lembaran kaca float, dan disatukan melalui proses pemanasan dan pengepresan.

Dalam desain interior rumah kaca laminated digunakan pada atap kaca, skylight, dinding kolam renang dan lain-lain, di mana tidak diinginkan adanya reruntuhan kaca jika pecah. Selain itu kaca jenis ini juga sering digunakan pada lemari pajang barang-barang berharga (anti pencuri). Kelemahan kaca ini sama dengan kaca jenis tempered, yakni harus dihindari proses lanjut karena akan menyebabkan tidak rapinya pekerjaan.

Itulah beberapa jenis kaca yang dapat Anda aplikasikan dalam desain interior rumah. Jenis kaca yang mana yang akan Anda aplikasikan tentunya disesuaikan dengan kebutuhan dengan memperhatikan karakter setiap jenis kaca. Jangan sampai kaca yang Anda aplikasikan pada suatu ruangan dalam desain interior rumah membahayakan dan mempunyai efek tidak baik bagi kenyamanan dan keamanan semua anggota keluarga Anda.

Ada satu  hal lagi yang dapat Anda pertimbangkan ketika Anda akan mengaplikasikan kaca dalam desain interior rumah yakni menjadikan kaca sebagai desain interior partisi ruangan. Tentu saja ini membutuhkan frame kaca yang kuat. Anda dapat memilih jenis-jenis kaca di atas yang akan Anda jadikan sebagai desain interior partisi ruangan. Jika hal ini Anda aplikasikan pasti ruangan Anda akan kelihatan luas dan menyenangkan.