prinsip prinsip desain interior untuk menciptakan kenyamanan rumah

Desain interior merupakan salah satu bagian dari ilmu desain. Desain interior bertujuan untuk menjadikan suatu ruang dalam beserta perabot yang mendukungnya baik fisik maupun non fisik nyaman untuk dipandang dan ditinggali. Muara akhir dari desain interior adalah membaiknya kualitas hidup manusia.

Desain-Arsitektur-Rumah-Minimalis-Modern800

Dari pengertian tersebut terlihat jelas banyak elemen yang harus diperhatikan saat seseorang hendak membuat desain interior rumah baik minimalis maupun maksimalis. Beberapa prinsip yang harus diperhatikan saat seseorang akan memulai menata ruangannya, antara lain

kesatuan dan keharmonisan

desain-ruang-televisi-dengan-tema-hitam-nan-hangat 800

Prinsip ini memberi arahan pada kita bahwa sebuah ruangan yang terdiri dari beberapa elemen hendaknya saling berkesinambungan dan berhubungan satu dengan yang lainnya. Dengan memperhatikan prinsip ini ruangan yang ditata akan menghasilkan komposisi yang seimbang dan menyatu.

keseimbangan dalam keseluruhan desain

Kesimbangan dalam desain interior

Kemencolokan bagian-bagaian suatu tata ruang hendaknya tidak mengganggu dan mematikan elemen yang lain. Meskipun ada yang mencolok dalam sebuat tata ruang, tetapi keseimbangan dalam ruangan harus tetap terjaga. Kemencolokan yang tercipta terkadang diperlukan untuk menekankan sisi ruang tertentu sehingga menjadi pusat perhatian.

Terkait dengan keseimbangan ini, ada tiga gaya keseimbangan yang dapat menjadi pertimbangan dalam menata desain interior sebuah ruangan. Ketiga gaya keseimbangan tersebut adalah keseimbangan simetris, keseimbangan asimetris dan keseimbangan radial.

titik perhatian atau focal point

focal point

Dalam menata ruangan terkadang seseorang ingin menonjolkan salah satu bagian dari elemen pendukungnya. Misalnya seseorang ingin menekankan jendela besar pada sebuah ruangan, perapian atau bisa juga lukisan bahkan vas bunga yang unik dapat dijadikan sebagai titik point atau titik perhatian dalam ruangan.

irama atau gerak dalam desain interior rumah

Dalam penataan ruangan, yang dimaksud dengan irama atau ritme adalah semua gaya pengulangan yang dapat dilihat. Ritme ini merupakan pola gerak yang terorganisir sehingga mampu memberikan efek tertentu bagi setiap orang yang ada di ruangan tersebut.

details dan dekorasi desain interior rumah

Dekorasi-Ruang-Tamu

Details ini mencakup semua perangkat yang ada dalam ruangan yang akan ditata. Detail dapat meliputi pemilihan bentuk lampu dan penempatannya, pot bunga dan sebagainya. Pernik-pernik ini jika diperhatikan akan menimbulkan kesan tersendiri yang akan menciptakan kenyamanan dan tidak jenuh karena adanya details yang diatur dengan pola yang menyenangkan.

skala dan proporsi dalam desain interior rumah

Skala dan Proporsi ini menjadi prinsip dalam desain interior yang sangat penting karena ketepatan skala dan proporsi ini akan menciptakan suasana ruangan yang nyaman, tidak awut-awutan (semrawut). Dalam hal ini Anda dapat memperhatikan luas ruangan, besar kecilnya perabot yang akan ditempatkan dan dekorasi serta warna apa yang akan Anda terapkan.

warna untuk menciptakan efek

warna

Warna dalam sebuah ruangan dapat menciptakan efek tertentu karena warna memang memberi karakter dan makna tersendiri. Dona Saphiranti, pengajar desainer interior ITB mennyebutkan pengaruh mental yang ditimbulkan oleh warna. “Terdapat dua penggolongan warna yang memberikan pengaruh psikologis yang kuat,” katanya

“Duapenggolongan tersebut adalah warna internal dan warna eksternal,”lanjutnya. Dia membagi warna eksternal menjadi 3 kelompok, yakni warna yang dapat memberi kesan panas, hangat dan dingin. Kelompok warna panas menciptakan kesan agresif, aktif, menyenangkan, bergairan dan menantang.

Contoh dari warna tersebut adalah warna merah dan jingga. Kelompok warna ini akan memberi kesan jarak yang terasa lebih pendek sehingga ruangan terasa lebih sempit. Sedangkan kelompok warna dingin menciptakan suasana sejuk dan sunyi. Contoh dari kelompok warna ini adalah warna hijau, biru dan ungu.

Kelompok warna kedua adalah warna internal. Warna internal adalah warna yang dapat mempengaruhi emosi seseorang. Ketujuh prinsip tersebut hendaknya menjadi perhatian setian desainer dalam mendesain ruangannya, atau bahkan Anda pun harus memperhatikan.