tips memilih closet untuk desain interior kamar mandi yang nyaman

Setiap rumah atau bahkan setiap hunian, entah itu milik pribadi ataupun fasilitas umum selalu membutuhkan closet. Tidak dapat dibayangkan ketika sebuah tempat hunian tidak ada fasilitas yang satu ini. Tentu sangat merepotkan. Bagaimana jika dalam suatu kunjungan ke objek wisata, misalnya, tidak ada closet? Tentu sangat merepotkan. Karena BAB datangnya tidak bisa diduga sebelumnya. Karenanya, hal-hal yang penting dalam desain interior kamar mandi seharusnya Anda perhatikan.

memilih closet untuk desain interior kamar mandi yang mewah dan nyaman 2

Apalagi sebuah rumah tinggal. Closet menjadi kebutuhan pokok. Bahkan ruangan ini seharusnya mendapat perhatian khusus karena ia menyangkut kesehatan dari penghuni rumah itu. Karenanya dalam memilih closet untuk desain kamar mandi, Anda perlu memperhatikan hal-hal berikut sehingga closet yang Anda pasang dapat menciptakan kenyamanan saat Anda berada di ruang tersebut.

Pertama, bentuk closet

memilih closet untuk desain interior kamar mandi yang mewah dan nyaman 6

Saat ini tersedia dua jenis closet, yakni closet duduk dan closet jongkok. Beberapa jenis closet duduk yang dapat Anda jadikan pertimbangan antara lain

Bentuk closet monoblok, closet ini merupakan wadah dimana penyimpanan air menjadi satu dengan badannya (bowl). Bentuknya memang sederhana tetapi terlihat apik.

Bentuk closet duo blok. Jenis closet ini berkebalikan dengan closet mono blok. Jika dalam mono blok penyimpanan air menyatu dengan badan closet, jenis closet duo blok ini mempunyai penyimpanan air yang terpisah dengan . Tetapi kenyamanan saat BAB tidak hanya ditentukan bersatu atau berpisahnya penyimpanan air dalam closet.

memilih closet untuk desain interior kamar mandi yang mewah dan nyaman

Bentuk closet gantung. Closet ini sebagaimana namanya, dia menempel di pada dinding. Orang sering menyebut closet ini dengan nama WC gantung padahal nama asingnya adalah wall hung. Jenis closet ini mampu menopang berat badan 150 Kg. Penyimpanan air tertanam dalam dinding sehingga tidak terlihat dan rapi.

Bentuk closet Elogated. Closet ini terlihat unik dan berbeda dengan jenis closet sebelumnya. Ada perbedaan antara closet ini dengan closet yang lainnya. Perbedaan itu terletak pada bagian duduk yang dibuat lebih melengkung sehingga membuat nyaman ketika duduk. Jika Anda memiliki kebiasaan berlama-lama dalam kamar mandi, closet jenis ini patut Anda pertimbangkan.

Kedua pemilihan closet dengan warna dan corak tertentu

wc and best floord

Sekali lagi, semua tergantung dari kesan yang akan Anda munculkan dalam sebuah desain interior rumah. Warna netral dinding yang berpadu dengan warna netral closet tentu akan memberi kesan luas dan lapang bagi siapa saja yang berada dalam kamar mandi Anda.

Sebaliknya, warna ungu, hitam dan warna gelap yang lain apabila dipadukan dengan keseluruhan warna dan elemen yang ada di dalamnya akan menciptakan kesan elegan dan mewah ruangan tersebut. Namun, warna ini tentu kurang pas diaplikasikan dalam ruangan yang minimalis. Anda dapat menerapkan warna gelap ini pada ruangan yang luas.

Ketiga, ukuran closet

memilih closet untuk desain interior kamar mandi yang mewah dan nyaman 11

Ukuran closet yang tepat akan memberikan kenyamanan pada pengguna closet. Dalam memilih closet duduk Anda harus menyesuaikan dengan luas ruang yang akan Anda pasangi closet duduk tersebut. Tidak disarankan menggunaka closet duduk besar dalam ruagan yang minimalis. Dalam memilih ukuran perhatikan ketinggiannya dengan lantai kamar mandi Anda.

Ada jenis ukuran closet yang dapat Anda jadikan pertimbangkan dalam pemilihan closet, yakni ukuran 14 – 15 inci dan 16 – 17 inci. Ukuran standarnya adalah 14 – 15 inci. Ukuran standar ini masih banyak digunakan namun ukuran 16 – 17 inci kini juga mulai banyak dipakai orang, khususnya bagi mereka yang mempunyai tubuh tinggi.

Keempat, sistem pembilasan air
memilih closet untuk desain interior kamar mandi yang mewah dan nyaman 13

Pada closet jongkok, ada dua jenis sistem pembilasan yang perlu Anda perhatikan. Dua sistem tersebut adalah Siphonic System (sistem pusaran air) atau pembilasan kotoran lewat pusaran air dan Wash Down System (sistem jatuh sekat) yang lebih mengutamakan pembuangan kotoran dengan dorongan air.